HAZOPS

Sertifikasi BNSP

HAZOPS : Solusi Tepat untuk Keamanan Industri. Identifikasi bahaya, evaluasi operabilitas, dan cegah risiko dengan HAZOPS. Sesuai SKKNI K3 MIGAS No. 267/2015, HAZOPS adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan efisien di industri migas.

Persyaratan Peserta

  • Ijazah SLTA dengan pengalaman kerja bidang K3 min. 4 tahun atau;
  • Ijazah D3 K3 atau D3 Teknik dengan pengalaman kerja bidang K3 min. 1 tahun atau;
  • Ijazah S1 K3 atau S1 teknik dengan pengalaman kerja bidang K3 min. 6 bulan;
  • Pas Photo ukuran 3×4;
  • Sertifikat Khusus terkait K3;
  • KTP / Paspor / Kitas;
  • CV atau Surat Keterangan Pengalaman Kerja;
  • Surat rekomendasi dari Pimpinan / Atasan langsung.

Pendahuluan

Dalam industri proses yang memiliki risiko tinggi—seperti minyak dan gas, petrokimia, serta manufaktur kimia—keamanan operasional bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan mutlak. HAZOPS (Hazard and Operability Study) telah menjadi metodologi standar global yang paling efektif untuk mengidentifikasi bahaya dan masalah operasional secara sistematis melalui pendekatan terstruktur.

Di Indonesia, pengakuan kompetensi seorang praktisi K3 dan operasional diatur melalui sistem sertifikasi nasional. Pelatihan ini disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu memimpin atau berpartisipasi dalam tim studi HAZOPS dengan validitas yang diakui secara hukum dan profesional.

Tujuan Pembinaan

  • Memahami Regulasi & Standar: Menjelaskan landasan hukum K3 di Indonesia (UU No. 1 Tahun 1970 & SMK3) serta standar internasional (IEC 61882) yang mengatur tentang penerapan studi HAZOPS.
  • Membaca Dokumen Teknis: Mampu menginterpretasikan diagram teknik secara akurat, khususnya Piping and Instrumentation Diagram (P&ID) dan Process Flow Diagram (PFD) sebagai basis studi.
  • Melakukan Segmentasi Node: Menentukan pembagian sistem ke dalam bagian-bagian kecil (nodes) yang logis untuk dianalisis secara mendalam.
  • Menganalisis Penyimpangan (Deviation): Mengaplikasikan kombinasi Parameter (Flow, Pressure, Temp, dll.) dengan Guide Words (No, More, Less, dll.) untuk mengidentifikasi potensi bahaya operasional.
  • Evaluasi Risiko & Mitigasi: Menilai konsekuensi dari setiap penyimpangan dan menentukan kecukupan sistem proteksi (safeguards) yang ada, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang efektif.
  • Memahami Peran Tim: Mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing personil dalam tim HAZOPS, baik sebagai Leader/Facilitator, Scribe/Recorder, maupun anggota tim teknis.
  • Penyusunan Laporan & Dokumentasi: Mampu mengisi HAZOPS Worksheet secara sistematis dan menyusun laporan akhir yang memenuhi standar audit sertifikasi BNSP.
  • Persiapan Sertifikasi: Mempersiapkan diri secara teknis dan mental untuk menghadapi uji kompetensi (asesmen) oleh Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terkait.

Durasi, Waktu & Metode Pembinaan

Durasi                    : 3 Hari

Waktu                    : 08.00 s.d 17.00 WIB

Metode Training : Full Online Training

Instruktur

Instruktur yang akan memberikan materi terkait HAZOPS, ini, adalah instruktur Praktisi yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya yang sudah sering memberikan materi dalam setiap penyelenggaraan pembinaan HAZOPS.